Cara Mencegah Rematik Di Usia Muda

Cara Mencegah Rematik Di Usia Muda – Rematik merupakan penyakit yang dapat berujung pada bahaya karena ketika telah mencapai tingkat kronisnya rematik dapat menjadi salah satu penyebab kelumpuhan pada anggota gerak pada tubuh penderita. Rematik sering dikaitkan dengan usia seseorang yang telah tua karena seseorang yang sudah tua mudah terserang penyakit dan persendian mereka pun sangat sensitif. Namun, usia muda bukanlah suatu halangan gejala rematik datang. Rematik sendiri adalah suatu penyakit sendi yang ternyata bisa menyerang usia muda. 

Penyakit rematik merupakan suatu kondisi kesehatan yang menyerang bagian sendi serta struktur lainnya. Penyakit rematik juga bisa menyerang ke bagian kepala hingga kaki. Selain itu, penyakit rematik disebut juga sebagai arthritis. Gejala yang ditandai karena penyakit rematik adalah pembengkakan, kemerahan di kulit, dan juga nyeri pada lutut, siku serta pergelangan dan bagian sendi yang lain, selain itu juga gangguan pada otot dan tendon.

rematik muda

Sekitar 50 persen dari keluhan mengenai nyeri sendi diakibatkan karena terjadinya pengapuran. Pengapuran yang dimaksud disini adalah penipisan pada jaringan tulang rawan yang fungsinya adalah sebagai bantal sendi. bantal yang ada di dalam sendi yang aus ini akan menimbulkan gesekan tulang sehingga menyebabkan nyeri. Pengapuran ini sebagai salah bentuk dari proses degenerasi yang terjadi di usia awal 40 tahun. Dan kecepatan proses degenerasi pada setiap orang biasanya berbeda.

Baca Juga : phentermine and antibiotics Texas

Untuk jenis rematik di usia muda biasanya lebih sering terjadi adalah AR atau Arthritis reumatoid. Biasanya penyakit rematik pada usia muda ini menyerang usia 20-50 tahun. Dan gejala yang ditandai dari penyakit pada usia muda yang satu ini adalah sendi menjadi kaku disaat bangun tidur atau juga menjadi sulit bergerak.

Banyak hal yang bisa menjadi pemicu dari resiko gejala rematik pada usia muda, seperti pola hidup, pola makan, serta penggunaan obat-obatan yang sering diminum dan kita sendiri tidak mengetahui efek samping yang dapat di timbulkan oleh obat-obatan tersebut. Penyakit rematik yang dianggap sebagai penyakit orang tua, ternyata bisa menyerang dewasa muda bahkan remaja. Rematik yang merupakan bagian dari penyakit sendi atau artritis ini banyak sekali ragamnya, mencapai lebih dari 100 jenis dengan penyebab dan gejala yang hampir sama.

Namun, ada beberapa pengobatan yang bisa anda lakukan jika memang anda mengalami rematik pada usia muda, pengobatan ini sangat sederhana dan tradisional, karena pengobatan menggunakan bahan tradisional minim akan efek samping dan tidak menimbulkan gejala penyakit lainnya. Berikut ada beberapa pengobatan yang bisa membantu anda kaum muda jika terkena penyakit rematik, diantaranya :

Daun Sirsak

Kandungan yang ada dalam daun sirsak adalah vitamin A dan C yang tinggi sehingga akan membantu meredakan nyeri sendi. Caranya adalah ambil daun sirsak yang muda 5 lembar, dan setelah itu rebus dengan air yang bersih sampai mendidih, kemudian mimunlah ramuan inin jika sudah dingin. Cara ini bisa anda lakukan secara rutin dan teratur setiap hari sampai gejala di usia muda mereda.

Jahe

Jahe merupakan rempah-rempah asli indonesia yang dapat membantu meredakan nyeri sendi. Karena kegunaannya yang bisa membantu melancarkan sistem pernapasan serta sistem pencernaan. Dan obat rematik yang satu ini bisa membantu melancarkan sistem pernapasan serta untuk membantu melancarkan sistem pencernaan. Cara pengobatan menggunakan jahe bisa anda lakukan dengan dijadikan sebagai sup atau juga minuman teh.

Daun Seledri

Daun seledri yang bisa dijadikan sebagai obat rematik adalah karena kandungan baik didalamnya seperti klorin, asam lemak esensial, inositol, sulfur, potasium, folat, mangan, fosfor, selenium, seng, vitamin B1, dan juga vitamin A.

Itulah beberapa bahan alami yang bisa anda gunakan sebagai pengobatan penyakit rematik pada usia muda. Tapi, hal terpenting ketika kita masih berusia muda adalah mencegah datangnya penyakit rematik, karena mencegah lebih baik daripada mengaobati, dengan usia kita yang masih muda kita masih mampu untuk melakuka hal-hal yang dapat memicu terjadinya rematik.

Salah satu pencegahan yang bisa anda lakukan pada usia muda ketika terjadinya penyakit rematik yaitu dengan menjaga berat badan anda. Karena dengan menjaga berat badan ideal akan membantu mengurangi nyeri pada lutut. Setiap masalah mengenai kelebihan berat badan akan membuat sendi lutut menjadi terbebani, dan selain itu juga panggul, yang menimbulkan rasa nyeri akibat rematik pada usia muda. Selain itu, bobot tubuh berlebih memperbesar risiko asam urat.

Hal terpenting dalam mencegah datangnya rematik pada usia muda adalah dengan menerapkan pola hidup sehat untuk mengurangi gejala-gejala mungkin saja dapat menyerang kita. Kita juga bisa mencegah datangnya penyakit rematik ini, dengan beberapa hal lain seperti berolahraga secara rutin dan teratur tidak berlebihan, menjaga asupan makanan selalu seimbang sesuai dengan kebutuhan tubuh, terutama banyak memakan ikan dari laut dalam.

Jangan anggap sepele penyakit rematik yang menyerang anda ketika berusia muda, karena jika rematik tersebut sudah menjadi kronis sangat tidak baik bagi tubuh juga sangat merugikan masa muda anda dengan terkena penyakit rematik ini. Masa muda adalah masa yang harus kita perhatikan, karena jika pada usia muda saja kita terserang penyakit dan tidak ada langkah pencegahan atau pengobatan sama sekali, itu akan berdampak ketika kita tua nanti.

Dan perlu diingat penyakit yang kita anggap penyakitnya para orang tua atau berusia tua ini bisa menyerang seseorang yang berusia muda jika mereka tidak memperhatikan kesehatan tubuh dan tidak menjaga pola hidupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *