Dampak Menonton Televisi Terlalu Lama Bagi Kesehatan Anak

dampak menonton tvTelevisi (TV) merupakan barang elektronik yang hampir setiap rumah memilikinya. Semua kalangan suka menonton TV termasuk anak – anak. Biasanya anak – anak cenderung terlalu fokus pada saat menonton TV, ditambah dengan durasinya terlalu berlebihan terutama pada saat weekend.

Dikutip dari International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity menemukan bahwa kekuatan otot anak – anak akan menurun drastis seiring dengan kebiasaan mereka menghabiskan waktu di depan televisi. Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap bentuk tubuh mereka ketika beranjak dewasa karena berpotensi mempunyai lingkar pinggang yang lebih besar, otot yang lemah dan berpengaruh terhadap kesehatan fisik mereka.

Dampak lain dari menonton tv yaitu bisa membuat anak mengalami kelelahan pada bagian matanya. Ketika anak terlalu fokus terhadap yang ditonton, maka hal itu menyebabkan mereka lupa untuk berkedip sehingga menyebabkan mata menjadi lelah, berair dan gatal. Air mata sangat dibutuhkan untuk menunjang kesehatan organ mata karena terdapat anti bakteri, anti bodi yang berfungsi utuk membersihkan kotoran yang masuk ke dalam mata.

Bayangkan saja, mata itu kita gunakan dalam kehidupan seharai hari,  kalu dilihat secara detail banyak sekali debu dan kotoran yang bisa masuk pada mata.  Namun dengan adanya air mata, maka hal tersebut bisa diatasi dan tidak berakibat fatal pada mata.

Terlalu lama menonton TV bukan hanya berdampak pada segi fisik saja, tetapi juga berpengaruh terhadap mental anak. Seperti yang dikemukakan oleh Dr. Bob Hancox peneliti dari Selandia Baru terhadap 1000 anak dan beliau meneliti tentang perubahan perilaku seorang anak akibat yang ditimbulkan oleh kebiasaan menonton TV. Hasilnya ditemukan bahwa seseorang yang cenderung terlalu lama menonton TV pada masa kanak – kanaknya lebih beresiko melakukan tindakan kriminal sebanyak 30%. Tidak hanya itu, Dokter ini menemukan bahwa kebanyakan orang yang menonton TV pada waktu kecil cenderung memiliki emosi negatif dan meningkatnya resiko gangguan antisosial.

Maka dari itu American Academy Of Pediatrics (AAP) merekomendasikan menonton TV dengan durasi 1 – 2 jam setiap harinya. Selain masalah dari durasi, orang tua juga memiliki peranan penting untuk membatasi apa saja yang ditonton oleh sang anak.

” Terima Kasih Telah Mengunjungi Website Kami, Semoga Artikel Ini Bermanfaat “

Posted by : nutrisipenting.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *