Penyebab Kepala Pusing Setelah Duduk

Penyebab Kepala Pusing Setelah Duduk – Mungkin sebagian orang pernah mengalami hal ini, hati-hati penyakit seperti ini jangan dianggap sepele dan kenali penyebabnya. Terkadang seseorang suka merasa pusing atau seperti berputar-putar ketika bangun dari posisi duduk atau berbaring. Hal ini berhubungan dengan adanya perubahan tekanan darah. Ketika seseorang harus berdiri setelah duduk atau berbaring, akan terjadi penurunan tekanan darah atau disebut dengan hipotensi ortostatik (hiportensi postural). Kondisi ini bisa menyebabkan rasa pusing yang ringan hingga kondisi yang parah seperti pingsan.

Situasi tersebut akan sangat berbahaya terutama jika terjadi pada orang yang memiliki gangguan keseimbangan seperti orang yang sudah tua, karena bisa menyebabkan patah tulang atau cedera otak. Jika anda mengalami rasa pusing tiba-tiba saat anda berdiri setelah duduk, mata berkunang-kunang dan badan sempoyongan serasa ingin jatuh, anda patut untuk waspada karena kondisi tersebut menandakan ada masalah dengan kesehatan anda.

Menurut salah seorang spesialis penyakit jatung dan pembuluh darah, “Pusing setelah duduk lama terjadi karena ketika duduk dan tiba-tiba berdiri, banyak darah yang turun ke kaki. Sehingga pada saat ingin berdiri kepala jadi pusing”. Rasa pusing tiba-tiba saat berdiri setelah duduk yang disertai mata berkunang-kunang dan rasa ingin jatuh bisa terjadi karena beberapa sebab baik itu penyakit maupun yang bukan penyakit. Berikut ada beberapa penyebab yang membuat rasa pusing setelah duduk, yaitu :

Tekanan Darah Rendah Atau Hiportensi

Berbeda dengan penyakit tekanan darah tinggi, penyakit tekanan darah rendah biasanya tidak begitu mendapatkan perhatian khusus dari penderitanya dan acap kali diabaikan hingga tiba saatnya tubuh merasa lemah dan lesu. Tekanan darah rendah terjadi karena pasokan oksigen penting ke otak terhambat karena berbagai hal seperti kurang tidur, kurang minum serta haid yang tidak normal. Bila dibiarkan tidak menutup kemungkinan darah akan mencapai titik terendah yaitu 90/60 mmHg. Efek yang Anda rasakan diantaranya adalah pusing saat berdiri, mata berkunang-kunang secara tiba-tiba, mudah lelah dan pingsan.

Kurang Darah Atau Anemia

Penyebab pusing saat berdiri setelah duduk berikutnya adalah kurang darah atau aneemia. Berkurangnya jumlah henoglobin atau sel darah merah yang mengantar oksigen ke seluruh bagian tubuh. Penderita anemia ditandai dengan berbagai keluhan seperti mudah lelah, sering merasa mual, dada terasa sesak, denyut jantung kurang teratur serta pusing kepala. Sering-seringlah makan makanan sehat yang banyak untuk mengatasinya, makan yang mengandung zat besi, folatm vitamin seperti sayur-sayuran, buah-buahan serta daging dan susu sangat baik untuk pendertia anemia.

kepala pusing

Penyebab yang sering terjadi ketika kepala pusing setelah duduk adalah tekanan darah, karena hal ini terjadi akibat kesehatan jantung anda terganggu. Jantung berada pada posisi tengah-tengah dari tubuh sehingga jika jantung ingin memompa darah ke area yang lebih tinggi layaknya di area tekanan, maka tekanan darah yang dialirkan ke kepala pun cenderung lebih tinggi. Jika di dalam perjalanan aliran darah ke kepala terjadi hambatan pada pembuluh darah, maka kepala pun beresiko mengalami pusing.

Baca Juga : tramadol abdominal pain

Selain itu, kondisi dimana tekanan darah mengalami penurunan tiba-tiba setelah kita duduk juga bisa menjadi penyebabnya. Kondisi in disebut sebagai hiportensi ortostatik dimana terjadi gangguan saat tubuh mencoba menetralkan tekanan darah. Ketika seseorang berdiri, gaya gravitasi akan menyebabkan darah berkumpul di kaki. Hal ini akan menurunkan tekanan darah karena hanya sedikit sirkulasi darah yang kembali ke jantung untuk memompa. Biasanya sel-sel khusus (baroreceptors) di samping jantung dan arteri leher akan menurunkan tekanan darah dan menetralkan jantung dengan cara berdegup lebih kencang untuk memompa darah lebih banyak dan menstabilkan tekanan darah.

Namun, hal lain yang menyebabkan pusing setelah duduk adalah dehidrasi layaknya jika baru saja melakukan olahraga berat atau terkena diare, maka tubuh mengalami kehilangan cairan dan natrium yang menyebabkan pusing dan tubuh yang menjadi lemah. Bila tekanan darah tidak dapat mengantarkan aliran darah ke organ-organ vital seperti otak, jantung, ginjal, maka organ tersebut tidak dapat bekerja dengan baik.

Pada orang yang memiliki tekanan darah normal, mereka dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan posisi. Sedangkan bagi anda yang memiliki tekanan darah rendah, membutuhkan waktu apabila melakukan perubahan posisi. Misal ketika anda bangun pagi, jangan langsung berdiri, tapi perlahan duduk terlebih dahulu di kasur baru kemudian berdiri. Hal ini akan membantu tubuh anda untuk beradaptasi. Maka dari itu penting bagi anda untuk mengetahui apakah tekanan darah anda rendah atau tingginya dengan memeriksakan diri ke dokter.

Baca Juga : Nutrisi Spirulina Plus Tablet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *